Rabu, 04 April 2012

Tugas 2nd Etika Profesi 364 099 42_Sugianto_3ID05

1. Jelaskan perbedaan pokok antara moral dengan etika, berikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari!
Jawab :
Moral (Bahasa Latin Moralitas) adalah istilah manusia menyebut ke manusia atau orang lainnya dalam tindakan yang memiliki nilai positif. (Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Moral, April 2012).
Moral dipakai untuk yang lebih khusus/ spesifik/ praktis.
Moralitas adalah sifat moral atau keseluruhan asas dan atau nilai yang berkenaan dengan baik buruk.
Dua kaidah dasar moral adalah :
a) Kaidah Sikap Baik. Pada dasarnya kita mesti bersikap baik terhadap apa saja. Bagaimana sikap baik itu harus dinyatakann dalam bentuk yang kongkret, tergantung dari apa yang baik dalam situasi kongkret itu.
b) Kaidah Keadilan. Prinsip keadilan adalah kesamaan yang masih tetap mempertimbangkan kebutuhan orang lain. Kesamaan beban yang terpakai harus dipikulkan harus sama, yang tentu saja disesuaikan dengan kadar angota masing-masing .
Contoh Moral: aturan & hukum agama, hukum adat, wejangan tradisi leluhur, nasehat orang tua, ajaran ideologi, dll.
Sumber moral: tradisi, adat, agama, ideologi negara, dll.
Contoh: Sopan terhadap orang tua, tidak mencuri, jujur ,menghormati pendapat orang lain dsb.

Etika (Yunani Kuno: “ethikos“, berarti “timbul dari kebiasaan”) adalah cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. (Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Etika, April 2012).
Etika lebih condong kearah ilmu tentang baik atau buruk. Selain itu etika lebih sering dikenal sebagai kode etik,Etika dipakai untuk yang umum/ konseptual/ prinsipal.
Contoh: Ethos Kerja
• Bagaimana sikap terhadap kerja (giat atau malas-malasan)
• Bagaimana pandangan terhadap kerja (beban atau aktualisasi diri)
• Bagaimana penilaian terhadap kerja (kutukan atau anugerah)

Jika pengertian etika dan moral tersebut dihubungkan satu dengan yang lainnya kita dapat mengatakan bahwa antara etika dan moral memiliki obyek yang sama yaitu sama-sama membahas tentang perbuatan manusia untuk selanjutnya di tentukan posisinya baik atau buruk. Namun demikian dalam hal etika dan moral memiliki perbedaan. Dengan demikian tolak ukur yang di gunakan dalam moral untuk mengukur tingkah laku manusia adalah adat istiadat, kebiasaan, dan lainnya yang berlaku di masyarakat. Etika dan moral sama artinya tetapi dalam pemakaian sehari-hari ada sedikit perbedaan. Moral di pakai untuk perbuatan yang sedang di nilai, sedangkan etika di pakai untuk sistem nilai yang ada.
(Sumber: http://wiki.answers.com/Q/Perbezaan_dan_persamaan_antara_akhlak_etika_dan_moral, April 2012)
2. Jelaskan perbedaan pokok antara paham kantianisme dan utilitariansime! Berikan contoh masing-masing! Paham mana yang lebih banyak dianut oleh para profesional/Insinyur di bidang keteknikan? Mengapa?
Jawab :
Kantianisme adalah paham dimana setiap kita mengambil keputusan, kita harus membayang kan bagaimana bila kita adalah pihak yang dirugikan. Paham ini menjelaskan bahwa bila memang harus dilakukan sebuah tindakan, maka tindakan itu dilakukan tanpa memperhatikan kepentingan orang lain. (Sumber: http://samsenyum.blogspot.com/2011/05/ringkasan-tentang-aliran-filsafat.html, April 2012)
Utilitarianisme berasal dari kata Latin utilis, yang berarti berguna, bermanfaat, berfaedah, atau menguntungkan. Istilah ini juga sering disebut sebagai teori kebahagiaan terbesar (the greatest happiness theory). (Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Utilitarianisme, April 2012)
 Perbedaan terletak pada pengambilan keputusan. Paham Kantianisme lebih memperhatikan atau mengutamakan hak pengambil keputusan dengna mengabaikan hak orang lain, sedangkan paham Utilitarianisme memperhatikan keadaan orang lain atau lingkungan sekitarnya, memperhatikan keseimbangan dampak positif dan negatif dari sebuah keputusan atau tindakan yang di ambil .
 Paham yang lebih banyak dianut oleh para profesional/Insinyur di bidang keteknikan adalah paham Utilitarianisme.
 Karena paham Utilitarianisme memperhatikan, memperhitungkan keseimbangan dampak positif dan negatif dari sebuah keputusan atau tindakan yang di ambil oleh para pengambil keputusan (kebijakan) .
3. Jelaskan yang dimaksud dengan dilema moral, beri contoh dalam kejadian
dalam kehidupan sehari-hari!
Jawab:
Pengertian dilema adalah sebuah situasi di mana seorang pengambil keputusan harus memilih antara dua alternatif yang sama-sama tidak menyenangkan. Sebuah dilema moral bahkan lebih buruk, karena pilihan apapun yang Anda pilih, seseorang atau sesuatu akan menderita. Dalam dilema moral, anda harus memutuskan secara moral tindakan yang benar, bukan hanya yang Anda inginkan. (Sumber: http://untuktugasetikaprofesi.wordpress.com/2010/04/25/tugas-2-etika-pr0fesi-220210/, Upload April 25, 2010, Search Maret 2012)
Contoh: Seorang perempuan sudah hampir meninggal dunia akibat semacam kanker. Ada suatu obat yang menurut dokter dapat menyelamatkannya. Obat itu adalah semacam radium yang baru saja ditemukan oleh seorang apoteker di kota yang sama. Obat itu mahal ongkos pembuatannya, tetapi si apoteker menjualnya sepuluh kali lipat ongkos pembuatannya tersebut. Ia membayar $200 untuk radium tersebut dan menjualnya $2.000 untuk satu dosis kecil obat tersebut. Suami dari perempuan yang sakit, Heinz, pergi ke setiap orang yang dia kenal untuk meminjam uang, tapi ia cuma memperoleh $1.000, setengah dari harga obat seharusnya. Ia berceritera kepada apoteker bahwa isterinya sudah sekarat dan memintanya untuk dapat menjual obat dengan lebih murah atau memperbolehkan dia melunasinya di kemudian hari. Tetapi si apoteker mengatakan: “Tidak, saya yang menemukan obat itu dan saya akan mencari uang dari obat itu.” Heinz menjadi putus asa dan membongkar apotek tersebut untuk mencuri obat demi istrinya. (Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Tahap_perkembangan_moral_Kohlberg, April 2012)
4. Salah satu syarat untuk menjadi profesional adalah dimilikinya kompetensi dalam bidangnya. Sehubungan dengan hal tersebut jelaskan kompetensi utama dan kompetensi penunjang yang harus dimiliki oleh Sarjana Teknik Industri Indonesia!
Jawab:
a) Production and Manufacturing System Design : Perancangan dan pengelolaan proses manufaktur, perencanaan dan pengendalian produksi, proses produksi, tata letak pabrik, analisis biaya produksi, dan produktivitas.
b) Quality Management : Kebutuhan konsumen, merancang produk baik berupa barang atau jasa sesuai dengan standar kualitas yang diinginkan pelangan termasuk standar kualitas internasional, seperti SNI, ISO, dll.
c) Product Design and Development : Mengelola proses perancangan dan pengembangan produk mulai dari identifikasi kebutuhan pasar, perancangan produk, pengujian produk baru sampai ke tahap komersialisasi produk/jasa. Selain itu juga kemampuan untuk melakukan inovasi produk.
d) Ergonomy (Human Factor Engineering) : Pemberdayaan manusia dalam sistem integral seperti ergonomi, analisis perancangan sistem kerja (work design), keselamatan dan kesehatan kerja.
(Sumber: http://www.gunadarma.ac.id/en/page/teknik-industri.html, April 2012)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar